PENGUMUMAN KELULUSAN TAHAP 1 PMB 2026/2027
Mahasiswa Beasiswa Pendidikan Islam Gelar Kegiatan Outdoor Besar Besaran: Camp, Traking, dan Pembinaan Karakter di Tengah Alam
Mahasiswa Beasiswa Pendidikan Islam Gelar Kegiatan Outdoor Besar Besaran: Perkemahan, Traking, dan Pembinaan Karakter di Tengah Alam — 28 November 2025 Sabtu, 28 November 2025 menjadi hari bersejarah bagi seluruh mahasiswa Beasiswa Pendidikan Islam. Semua unit dari Ma’had secara serentak mengikuti kegiatan outdoor yang dirancang untuk memperkuat karakter, meningkatkan kedisiplinan, mempererat ukhuwah, dan memberikan pengalaman spiritual serta edukatif langsung dari alam terbuka. Kegiatan berlangsung sejak pagi hingga malam hari, dengan rangkaian agenda padat dan penuh makna. Kegiatan dimulai dengan pelepasan resmi oleh para pembina Ma’had sebelum peserta berangkat menuju kawasan perkemahan yang terletak di area perbukitan. Rute perjalanan dimulai dengan traking menyusuri jalur alam yang masih sangat asri. Jalan setapak membawa peserta melewati hamparan perkebunan teh yang luar biasa luas, terbentang hijau sejauh mata memandang. Tanaman teh tersusun rapi mengikuti kontur bukit, menciptakan pemandangan khas yang menyejukkan mata dan menenangkan pikiran. Udara segar pegunungan menambah semangat langkah para mahasiswa yang berjalan berkelompok sesuai unit masing-masing. Sepanjang perjalanan, tampak jelas deretan gunung-gunung tinggi yang berdiri megah mengelilingi kawasan tersebut. Bentuknya yang menjulang seolah menjadi penjaga alam, memberikan nuansa kedamaian dan kebesaran ciptaan Allah SWT. Banyak peserta mengabadikan momen ini melalui foto dan video, namun sebagian besar memilih menikmati pemandangan secara langsung tanpa distraksi, menyerap ketenangan alam yang jarang mereka rasakan di tengah rutinitas pembelajaran. Setibanya di lokasi utama, mahasiswa segera bergerak untuk mendirikan tenda. Aktivitas berkemah ini bukan hanya sebagai kegiatan rekreasi, tetapi juga sarana latihan kemandirian, kerja sama tim, dan pengelolaan waktu. Setiap unit bekerja sama membagi tugas, mulai dari menata perlengkapan, mendirikan tenda, hingga menyiapkan kebutuhan logistik. Para pembina memberikan arahan ringan tentang tata cara berkemah yang aman serta prinsip menjaga lingkungan agar tetap bersih dan lestari. Menjelang sore, peserta diberi waktu istirahat dan eksplorasi area sekitar. Banyak mahasiswa memanfaatkan kesempatan untuk menikmati udara sejuk pegunungan, berinteraksi satu sama lain, dan mengamati keragaman flora di sekitarnya. Kegiatan informal seperti berbincang santai, bermain permainan kelompok, dan diskusi ringan turut mempererat ikatan antarmahasiswa lintas unit. Ketika malam tiba, suasana berubah menjadi lebih syahdu. Meskipun suhu udara turun drastis dan hujan rintik-rintik mulai turun, semangat peserta tidak surut. Para mahasiswa berkumpul melingkar untuk mengikuti acara bakar jagung bersama. Percikan api unggun berpadu dengan aroma jagung yang dibakar menciptakan suasana hangat meski udara sekitar cukup dingin. Tawa, canda, dan obrolan akrab terdengar dari setiap lingkaran kelompok, membangun momen kebersamaan yang hangat dan sulit dilupakan. Puncak kegiatan malam hari diisi dengan tasji’ da’wi singkat dari perwakilan Dewan Pengawas Pusat. Dalam penyampaiannya, Dewan Pengawas menekankan pentingnya menjaga adab dalam setiap aktivitas, memperkuat keimanan, serta membiasakan diri untuk menjadi pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab. Beliau juga mengingatkan bahwa kegiatan di alam seperti ini bukan sekadar rekreasi, tetapi juga bentuk syukur atas nikmat ciptaan Allah SWT serta sarana untuk melatih fisik, mental, dan spiritual. Meskipun hujan semakin deras dan udara terasa semakin menggigit, para peserta tetap khusyuk mendengarkan tausiyah hingga selesai. Banyak yang mengaku bahwa suasana malam berhujan justru memberikan kesan mendalam, seolah menjadi pengingat bahwa setiap perjuangan pasti diiringi ujian, dan setiap kebaikan membutuhkan keteguhan. Kegiatan outdoor yang berlangsung selama satu hari penuh ini diakhiri dengan evaluasi singkat oleh panitia dan pembina. Secara keseluruhan, acara berjalan sangat lancar, tertib, dan penuh antusiasme. Para mahasiswa kembali ke Ma’had dengan membawa pengalaman berharga, wawasan baru, hubungan yang lebih kuat dengan sesama, serta semangat baru untuk menjalani kegiatan pembinaan dan akademik ke depannya. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin setiap tahun sebagai bentuk penyegaran sekaligus sarana pembentukan karakter bagi seluruh penerima Beasiswa Pendidikan Islam. Selain mempererat ukhuwah, kegiatan semacam ini juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk lebih dekat dengan alam, lebih mengenal diri, dan lebih memahami nilai-nilai syukur serta kebersamaan.
SARANA OLAHRAGA MAHASISWA
SARANA OLAHRAGA MAHASISWA Kegiatan Olahraga Mahasiswa/Santri Program Beasiswa Pendidikan Islam Kegiatan olahraga merupakan salah satu bagian penting dalam pembinaan mahasiswa dan santri pada Program Beasiswa Pendidikan Islam. Selain mendukung kesehatan jasmani, aktivitas ini juga bertujuan membentuk karakter, meningkatkan kedisiplinan, serta memperkuat kebersamaan di lingkungan mahad maupun kampus. Berbagai kegiatan olahraga diselenggarakan secara rutin dan terjadwal, dalam kegiatan olahraga merupakan dari salahsatu kurikulum wajib di setiap kampus atau ma’had. dalam kurikulum jadwal olahraga kisaran 2-3x dalam sepekan, kegiatan ini dilakukan baik di area internal lembaga maupun di luar kampus, menyesuaikan kebutuhan pembinaan dan minat peserta. 1. Kegiatan Olahraga di Lingkungan Mahad atau Kampus Di area internal, mahasiswa dan santri memiliki akses pada sejumlah fasilitas olahraga yang digunakan untuk latihan rutin maupun kompetisi persahabatan. Beberapa jenis olahraga yang sering dilakukan antara lain: FutsalMenjadi salah satu olahraga paling diminati karena bersifat kompetitif, melatih kelincahan, strategi, serta kerja sama tim. Futsal biasanya dilaksanakan di lapangan indoor atau outdoor yang tersedia di lingkungan kampus. Voli (Polly)Olahraga ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk meningkatkan koordinasi gerak, kekuatan fisik, serta kedisiplinan dalam bekerja sama sebagai tim. Pertandingan voli sering menjadi kegiatan rutin sore hari. Bulu TangkisSelain sebagai olahraga rekreasi, bulu tangkis juga menjadi sarana latihan intensif yang membantu menjaga stamina. Latihan dapat dilakukan secara tunggal maupun ganda di ruang olahraga tertutup. Tenis Meja (Ping Pong)Olahraga yang fleksibel dan dapat dimainkan di sela-sela aktivitas perkuliahan atau kegiatan mahad. Cocok untuk melatih refleks, fokus, dan kecepatan gerak. Bela DiriKegiatan bela diri menjadi salah satu aktivitas favorit yang bertujuan melatih ketangkasan, kedisiplinan, fokus, serta kemampuan mempertahankan diri secara proporsional. Jenis bela diri dapat bervariasi, seperti Karate dan bela diri praktis diajarkan dengan pengawasan pelatih profesional. Latihan bela diri juga membantu membentuk karakter kuat, percaya diri, dan berperilaku teratur sesuai etika. 2. Kegiatan Olahraga di Luar Lingkungan Mahad atau Kampus Untuk memberikan pengalaman lebih luas dan menumbuhkan keberanian serta ketahanan fisik, beberapa olahraga dan aktivitas luar ruang juga menjadi bagian dari program pembinaan: Jalan SehatAktivitas yang sederhana namun bermanfaat untuk menjaga kebugaran serta memperkenalkan pola hidup sehat. Jalan sehat biasanya dilakukan bersama seluruh peserta program. BerkudaMerupakan olahraga yang tidak hanya melatih keseimbangan dan kekuatan fisik, tetapi juga menumbuhkan keberanian serta kemampuan mengendalikan diri. Kegiatan ini biasanya dipandu oleh instruktur profesional di arena berkuda khusus. HikingMemberikan pengalaman menjelajahi alam, melatih daya tahan tubuh, kemampuan orientasi, serta kerja sama antar peserta. Rute hiking dipilih berdasarkan tingkat kemampuan peserta. Arung Jeram (Rafting)Aktivitas air yang menuntut kerja sama tim, konsentrasi, dan ketangkasan dalam mengarungi jeram sungai. Kegiatan ini sangat digemari karena memberikan pengalaman menantang sekaligus memperkuat mental. Renang Merupakan olahraga luar ruang yang sangat bermanfaat untuk melatih pernapasan, kekuatan otot, serta ketahanan fisik. Renang juga menjadi salah satu kegiatan favorit karena dapat dilakukan sebagai latihan intensif maupun hiburan yang menyehatkan. Biasanya kegiatan renang dilakukan di kolam renang umum atau fasilitas kolam yang berada di luar kampus dengan pengawasan instruktur 3. Tujuan dan Manfaat Kegiatan Olahraga Pelaksanaan berbagai jenis olahraga tersebut memiliki sejumlah manfaat, di antaranya: Menjaga kesehatan jasmani dan mental. Melatih kedisiplinan, ketangguhan, dan sportivitas. Meningkatkan kemampuan bekerja sama dan komunikasi antar peserta. Menumbuhkan kebiasaan hidup sehat. Mendukung proses pembinaan karakter dalam pendidikan Islam secara seimbang antara aspek ruhiyah, aqliyah, dan jasadiyah.
BEASISWA I’DAD DU’AT
Informasi Beasiswa Pendidikan Islam – PMB 2026/2027 Penerimaan Mahasiswa atau santri Baru (PMB) Program I’dad Du’at Tahun Akademik 2026/2027 kini resmi dibuka. Program ini merupakan pendidikan kader da’i dengan masa pendidikan 1 tahun, diperuntukkan khusus putra dari seluruh daerah di Indonesia. Seluruh peserta yang lolos seleksi berhak mendapatkan beasiswa full 100%, mencakup seluruh biaya pendidikan, asrama, makan, dan lain sebagainya selama masa program. Kegiatan pembinaan dan pendidikan akan dilaksanakan di 6 Ma’had yang tersebar di beberapa wilayah, yaitu: Bogor (3 lokasi), Cianjur (1 lokasi), Bandung (1 lokasi), dan Klaten (1 lokasi) — sehingga peserta dapat ditempatkan sesuai kebutuhan dan kapasitas ma’had. Adapun persyaratan lengkap dapat dilihat pada keterangan pendaftaran, termasuk ketentuan administrasi, usia, dokumen yang dibutuhkan, serta alur seleksi. Informasi tambahan mengenai fasilitas, kurikulum, jadwal seleksi, dan lainnya tersedia pada bagian panduan resmi pendaftaran. Program ini menjadi kesempatan terbaik bagi para pemuda Muslim yang ingin mendalami ilmu keislaman, dakwah, dan pembinaan akhlak dalam lingkungan ma’had yang terarah dan profesional.
UJIAN TAHAP 2 MAHASISWA BEASISWA PENDIDIKAN ISLAM

Bogor, 27 September 2024- Mahasiswa Program Beasiswa Pendidikan Islam yang terdiri dari mahasiswa kampus MHI Bogor, Mariyas Cianjur, MHI Bandung, dan Ma’had Ma’had Az-zuman klaten telah menyelengarakan kewajiban dari bagian kurikulum yakni ujian tahap 2. Hal ini ujian kuliah merupakan prosedur evalusi untuk mahasiswa yang dilaksanakan selama periode tertentu. Ini bertujuan untuk menilai pemahaman dan penguasaan materi yang diajarkan selama suatu periode perkuliahan. Ujian yang diselengarakan oleh mahasiswa beasiswa pendidikan islam, merupakan ujian pondok diluar dari ujian kampus yang biasanya dilakukan setiap per-semester, bedahalnya dengan ujian Ma’had yang dilakukan atau penghitungan periodenya setiap satu bulan setegah
KEGIATAN BINTARA (BINA MENTAL & RAGA) MA’HAD TAKRIMUL QUR’AN MEGAMENDUNG

Selasa-Rabu 17-18 September 2024 Kegiatan rutinitas mahasiswa beasiswa pendidikan islam salah satunya merupakan bintara (Bina Mental dan Raga) kegiatan ini dilakukan setiap bulanya atau setiap tahap pembelajaran, bintara ini dilaksanakan di arena terbuka (Outdoor) kegiatan ini bertujuan salahsatunya seperti nama kegiatan itu sendidri, yakni membina mental, raga, melatih kerjasama, kedisiplinan serta menumbuhkan rasa kekeluargaan antara sesama mahasiswa dan para pembimbing serta asatidzah (Dosen-dosen) Kegiatan bintara yang baru saja dilakukan pada tanggal 17-18 September 2024 tepatnya pada hari selasa dan rabu, bertempat curug cilember megamendung bogor. Kegiatan ini dimulai pada selasa pagi sampai rabu siang, untuk kegiatan bintara kali ini di ikuti mahasiswa MATAQU (Ma’had Takrimul qur’an) Bogor. Macam-macam kegiatan yang dilakukan mahasiwa MATAQU (Ma’had Takrimul qur’an) selama bintara dimulai dari jalan sehat, tasji da’wi (Tausyiah Motivasi), makan siang bersama, kegiatan outbond, dilanjut makan bersama diiringi dengan penyalaan api unggun.
Membentuk Keluarga Islami : Kiat-Kiat dan Pedoman

Keluarga Islami memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang baik. Fondasi keluarga yang kuat akan menciptakan individu yang berakhlak mulia dan bertakwa kepada Allah. Dalam Islam, terdapat kiat-kiat dan pedoman yang dapat membantu membentuk keluarga yang Islami. Mari kita simak beberapa kiat berdasarkan ajaran Islam: Dengan mengikuti kiat-kiat di atas, diharapkan setiap keluarga dapat membentuk lingkungan yang Islami, penuh berkah, dan mendapatkan ridha Allah SWT. Mari kita jadikan keluarga sebagai lembaga pertama untuk menciptakan perubahan positif dalam masyarakat.