"Syukron jazakumullah kepada para pengurus dan asatidz yang telah membina kami di ma'had." (Choirul Anwar, S.Pd.I) • "Tempat belajar mengenal Manhaj Ahlussunah sesuai Al-Qur'an dan As-Sunnah." (Apud Saputra, S.Th.I., S.Pd.I., M.Pd) • "Program kaderisasi dai Ahlus Sunnah wal Jama'ah yang luar biasa." (Dr. Sujian Suretno, S.Th.I., M.M) • "Alhamdulillah mendapatkan banyak ilmu yang bermanfaat." (Dr. Solahudin, Lc., MA.Hum) • "Teruslah belajar dan menebar manfaat." (Dr. Unang Wahidin, M.Pd.I) • "Program sangat bagus dan melatih dakwah di tengah masyarakat." (Deni Rahmad, S.Pd.I) • "Alumni perlu forum keluarga besar dan silaturahmi." (Dr. M. Hidayat Ginanjar, M.Pd.I) • "Banyak tambahan ilmu dan wawasan dakwah selama belajar di ma'had." (Miftahun Nailil Murod, Lc) •
Artikel Islami

Ancaman Meninggalkan Sholat

Peringatan tentang kedudukan sholat dalam Islam dan pentingnya menjaga kewajiban sholat tepat pada waktunya.

Beasiswa Pendidikan Islam Pembinaan Islam
Menjaga sholat merupakan bagian penting dari ketaatan seorang muslim kepada Allah Ta'ala.

Meninggalkan sholat merupakan dosa besar di dalam Islam. Orang-orang yang meninggalkan sholat, mereka bukanlah saudara orang-orang yang beriman, kecuali telah bertaubat kepada Alloh Ta’ala yang kemudian melaksanakan sholat.

Sholat dan Persaudaraan dalam Agama

Alloh berfirman:

فَإِن تَابُواْ وَأَقَامُواْ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتَوُاْ ٱلزَّكَوٰةَ فَإِخْوَٰنُكُمۡ فِي ٱلدِّينِۗ وَنُفَصِّلُ ٱلۡأٓيَٰتِ لِقَوۡمٖ يَعۡلَمُونَ ١١

“Jika mereka bertaubat, mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka (mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama. Dan Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi kaum yang mengetahui.”

QS. At-Taubah [9]: 11

Nabi ﷺ menjelaskan bahwa siapa saja yang meninggalkannya maka terancam keluar dari agama Islam. Rosululloh ﷺ bersabda:

بَيْنَ الرَّجُلِ وَبَيْنَ الشِّرْكِ وَالْكُفْرِ تَرْكُ الصَّلَاةِ

“Pembatas antara seorang muslim dan kesyirikan serta kekafiran adalah meninggalkan sholat.”

HR. Muslim

Rosululloh ﷺ juga bersabda:

بَيْنَ العَبْدِ وَبَيْنَ الكُفْرِ وَالإِيْمَانِ الصَّلَاةُ فَإِذَا تَرَكَهَا فَقَدْ أَشْرَكَ

“Pemisah antara seorang hamba dengan kekufuran dan keimanan adalah sholat. Apabila dia meninggalkannya, maka dia melakukan kesyirikan.”

HR. Thobari

Peringatan bagi Orang yang Enggan Bersujud

Orang yang enggan sujud dalam sholat saat di dunia, maka di akhirat ia tidak akan mampu untuk sujud, padahal ketika itu seluruh kaum yang beriman mampu bersujud. Alloh berfirman:

يَوۡمَ يُكۡشَفُ عَن سَاقٖ وَيُدۡعَوۡنَ إِلَى ٱلسُّجُودِ فَلَا يَسۡتَطِيعُونَ ٤٢ خَٰشِعَةً أَبۡصَٰرُهُمۡ تَرۡهَقُهُمۡ ذِلَّةٞۖ وَقَدۡ كَانُواْ يُدۡعَوۡنَ إِلَى ٱلسُّجُودِ وَهُمۡ سَٰلِمُونَ ٤٣

“Pada hari betis disingkapkan dan mereka dipanggil untuk bersujud; maka mereka tidak mampu dalam keadaan pandangan mereka tunduk ke bawah, lagi mereka diliputi kehinaan. Sesungguhnya mereka dahulu di dunia diseru untuk bersujud, padahal mereka dalam keadaan aman sejahtera.”

QS. Al-Qalam: 42–43

Ancaman Neraka Saqor

Orang yang meninggalkan sholat, mereka akan dimasukkan ke dalam neraka Saqor dalam kondisi terhina. Alloh Ta’ala berfirman:

مَا سَلَكَكُمۡ فِي سَقَرَ ٤٢ قَالُواْ لَمۡ نَكُ مِنَ ٱلۡمُصَلِّينَ ٤٣

“Apakah yang memasukkan kamu ke dalam neraka Saqor? Mereka menjawab, ‘Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan sholat.’”

QS. Al-Muddatstsir: 42–43

Ancaman bagi Orang yang Lalai dari Sholatnya

Orang-orang yang melalaikan sholat termasuk golongan yang mendustakan agama. Mereka kelak akan disiksa di akhirat dengan siksa Wail, sebagaimana dijelaskan dalam naskah sumber. Alloh berfirman:

اَرَءَيْتَ الَّذِيْ يُكَذِّبُ بِالدِّيْنِۗ فَذٰلِكَ الَّذِيْ يَدُعُّ الْيَتِيْمَۙ وَلَا يَحُضُّ عَلٰى طَعَامِ الْمِسْكِيْنِۗ فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّيْنَۙ الَّذِيْنَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُوْنَۙ

“Tahukah kamu siapakah orang yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim. Ia juga tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang sholat, yaitu orang-orang yang lalai dari sholatnya.”

QS. Al-Ma’un: 1–5

Peringatan tentang Ghayy

Orang yang meninggalkan sholat juga akan mendapatkan ancaman yang disebut dalam ayat tentang orang-orang yang menyia-nyiakan sholat dan mengikuti hawa nafsu. Alloh berfirman:

۞فَخَلَفَ مِنۢ بَعۡدِهِمۡ خَلۡفٌ أَضَاعُواْ ٱلصَّلَوٰةَ وَٱتَّبَعُواْ ٱلشَّهَوَٰتِۖ فَسَوۡفَ يَلۡقَوۡنَ غَيًّا ٥٩

“Maka datanglah sesudah mereka para pengganti yang buruk yang menyia-nyiakan sholat serta memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan.”

QS. Maryam: 59

Gambaran Siksa dalam Hadis

Pada suatu hari Rosululloh ﷺ bercerita:

“Tadi malam ada yang datang kepadaku dua orang, mereka berdua mengajakku pergi, mereka berdua berkata kepadaku: ‘Mari ikut’, lalu aku pergi bersama keduanya. Lalu kami mendatangi seorang yang rebahan terlentang dan seorang yang lain berdiri di hadapannya sambil memegang batu besar.

Ternyata ia melemparkan batu ke kepala orang yang rebahan terlentang tadi, maka kepalanya pecah dan batu tergelinding ke sana kemari. Lalu ia mengikuti batu tersebut dan mengambilnya. Ia tidak kembali kepada orang yang rebahan tadi sampai kepalanya kembali seperti semula. Kemudian ia kembali dan melakukan seperti yang ia lakukan pertama kali.

Lalu aku berkata kepada keduanya: ‘Maha Suci Alloh, ada apa dengan dua orang tersebut?’ Dalam hadis yang panjang ini Nabi ﷺ diperlihatkan berbagai bentuk siksa. Pada akhirnya beliau bertanya tentang kejadian-kejadian yang mengherankan itu.

Mereka berdua menjawab: ‘Kami akan benar-benar memberitahumu. Adapun orang pertama yang kamu datangi dalam keadaan kepalanya dipecahkan dengan batu, sesungguhnya ia adalah seorang yang dulunya sibuk dengan Al-Qur’an lalu ia tinggalkan dan seorang yang meninggalkan sholat wajib.’”

HR. Bukhari

Menjaga Sholat dan Amanah

Orang yang melalaikan dan meninggalkan sholat tidak layak diberikan kepercayaan dan amanah apa pun juga dalam agama, karena pasti ia tidak akan melaksanakannya dengan sebaik-baiknya. Standar penilaian baiknya seseorang dilihat dari sholatnya. Apabila ia adalah orang yang melaksanakan kewajiban sholat dengan sempurna, maka akhlak dan perangainya pasti baik.

Jangan Tinggalkan Sholat

Siapa saja yang tidak menjaga sholat, maka ia tidak mendapatkan cahaya, bukti, dan juga tidak mendapat keselamatan. Pada hari kiamat, ia akan bersama Qorun, Fir’aun, Haman, dan Ubay bin Kholaf.

Oleh karena itu, janganlah tinggalkan sholat di mana pun dan kapan pun kita berada. Sholatlah tepat pada waktunya sebab itulah yang diajarkan oleh Rosululloh ﷺ pada umatnya.