Lompat ke konten utama

Beasiswa Pendidikan Islam

"Syukron jazakumullah kepada para pengurus dan asatidz yang telah membina kami di ma'had." (Choirul Anwar, S.Pd.I) "Tempat belajar mengenal Manhaj Ahlussunah sesuai Al-Qur'an dan As-Sunnah." (Apud Saputra, S.Th.I., S.Pd.I., M.Pd) "Program kaderisasi dai Ahlus Sunnah wal Jama'ah yang luar biasa." (Dr. Sujian Suretno, S.Th.I., M.M) "Alhamdulillah mendapatkan banyak ilmu yang bermanfaat." (Dr. Solahudin, Lc., MA.Hum) "Teruslah belajar dan menebar manfaat." (Dr. Unang Wahidin, M.Pd.I) "Program sangat bagus dan melatih dakwah di tengah masyarakat." (Deni Rahmad, S.Pd.I) "Alumni perlu forum keluarga besar dan silaturahmi." (Dr. M. Hidayat Ginanjar, M.Pd.I) "Banyak tambahan ilmu dan wawasan dakwah selama belajar di ma'had." (Miftahun Nailil Murod, Lc) "Syukron jazakumullah kepada para pengurus." (Choirul Anwar, S.Pd.I) "Tempat belajar Manhaj Ahlussunah." (Apud Saputra, S.Th.I., S.Pd.I., M.Pd)

31 Desember 2025 – Kegiatan belajar mengajar mata pelajaran Tahfidz Al-Qur’an di Ma’had Az zuman klaten jawatengah dilaksanakan secara rutin dan terprogram sebagai mata pelajaran wajib harian bagi seluruh santri. Program tahfidz ini menjadi bagian penting dalam kurikulum Ma’had sebagai upaya mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya kuat hafalannya, tetapi juga memiliki kedisiplinan dan adab yang baik terhadap Al-Qur’an.

Pelajaran Tahfidz Al-Qur’an dijadwalkan setiap hari dengan durasi 1 jam pelajaran, kecuali pada hari tertentu yang disesuaikan dengan agenda pembelajaran ma’had. Adapun jadwal pelaksanaan tahfidz adalah sebagai berikut:

  • Hari Senin dilaksanakan pada pukul 08.30 – 10.30 WIB, dengan waktu yang lebih panjang untuk memperkuat setoran hafalan, muroja’ah, serta pembinaan bacaan.

  • Hari Selasa hingga Jumat dilaksanakan pada pukul 07.30 – 08.30 WIB, sebagai rutinitas harian sebelum santri melanjutkan kegiatan pembelajaran lainnya.

Dalam pelaksanaannya, setiap mahasiswa ditargetkan mampu menambah hafalan sebanyak setengah hingga satu halaman Al-Qur’an per hari, sesuai dengan kemampuan masing-masing dan hasil evaluasi dari pengajar tahfidz. Target harian ini dirancang agar hafalan santri bertambah secara konsisten tanpa mengurangi kualitas bacaan dan ketepatan tajwid.

Metode pembelajaran tahfidz meliputi ziyadah (penambahan hafalan baru), muroja’ah hafalan sebelumnya, serta setoran langsung kepada ustadz atau ustadzah. Para pengajar senantiasa membimbing dan memantau perkembangan hafalan santri, baik dari sisi kelancaran, ketepatan makhraj, maupun penerapan hukum tajwid.

Melalui program tahfidz yang terjadwal secara jelas serta target hafalan harian yang terukur, Ma’had Imam Az zuman  berharap para mahasiswa mampu menjaga kesinambungan hafalan Al-Qur’an, menumbuhkan kecintaan terhadap Kalamullah, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.