Mahasantri Ma’had Imam Bukhori Laksanakan Kegiatan BINTARA di Sereuh Hejo Leuwiliang

Mahasantri Ma’had Imam Bukhori Laksanakan Kegiatan BINTARA di Sereuh Hejo Leuwiliang Bogor, Ahad, 18 Januari 2026 —Mahasiswa Ma’had Imam Bukhori melaksanakan kegiatan BINTARA (Bina Taruna) pada Ahad, 18 Januari 2026, yang bertempat di wilayah Sereuh Hejo, Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan karakter dan penguatan kedisiplinan serta kepemimpinan bagi para mahasantri. Kegiatan BINTARA diawali sejak pagi hari dengan apel pembukaan dan pengarahan dari para pembimbing. Dalam pengarahan tersebut, para mahasiswa diingatkan tentang pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, serta kesiapan mental dan fisik sebagai bekal dalam menempuh proses pendidikan dan perjuangan dakwah. Selama kegiatan berlangsung, para mahasiswa mengikuti berbagai rangkaian aktivitas yang dirancang untuk melatih ketahanan fisik, kekompakan, kepatuhan terhadap aturan, serta kemampuan bekerja sama dalam tim. Seluruh rangkaian kegiatan ini diharapkan mampu membentuk pribadi mahasantri yang tangguh, disiplin, dan memiliki jiwa kepemimpinan. Mudir Ma’had Imam Bukhori dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan BINTARA merupakan salah satu sarana penting dalam membentuk karakter mahasantri secara menyeluruh. “Kegiatan BINTARA ini bukan sekadar latihan fisik, tetapi merupakan proses pembinaan mental, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Kami ingin melahirkan mahasantri yang kuat, siap ditempa, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” ungkap beliau. Senada dengan itu, salah satu pembina kegiatan juga menegaskan bahwa BINTARA menjadi wadah pembelajaran nyata bagi mahasiswa “Melalui kegiatan ini, para mahasantri belajar tentang arti kebersamaan, ketaatan terhadap aturan, serta pentingnya menjaga sikap dan akhlak dalam setiap kondisi,” ujarnya. Meski dilaksanakan dengan penuh kedisiplinan dan tantangan, para mahasantri mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan semangat dan antusias. Kebersamaan dan kekompakan tampak jelas sepanjang kegiatan, mencerminkan nilai ukhuwah Islamiyah yang terus ditanamkan di lingkungan Ma’had Imam Bukhori. Dengan terlaksananya kegiatan BINTARA di Sereuh Hejo Leuwiliang ini, Ma’had Imam Bukhori berharap para mahasantri dapat mengambil pelajaran berharga dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan ma’had maupun di tengah masyarakat. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Ma’had Imam Bukhori dalam mencetak generasi muslim yang berilmu, berakhlak mulia, disiplin, dan siap mengemban amanah dakwah.
Mahasiswa Imam Bukhori Leuwiliang Laksanakan Program One Day One Juz Usai Salat Subuh

Mahasiswa Imam Bukhori Leuwiliang Laksanakan Program One Day One Juz Usai Salat Subuh Leuwiliang, Bogor — Sabtu, 18 Januari 2026, mahasiswa Imam Bukhori Leuwiliang, Bogor melaksanakan kegiatan One Day One Juz sebagai bagian dari pembinaan ruhiyah dan penguatan interaksi dengan Al-Qur’an. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap pagi usai Salat Subuh, dimulai sekitar pukul 04.30 WIB, bertempat di lingkungan Ma’had Imam Bukhori Leuwiliang. Program One Day One Juz merupakan salah satu agenda pembinaan ma’had yang bertujuan menumbuhkan kedisiplinan, keistiqamahan, serta kecintaan mahasiswa terhadap Al-Qur’an. Melalui program ini, para mahasiswa dibiasakan untuk membaca satu juz Al-Qur’an setiap hari sebagai bagian dari amal ibadah yang berkelanjutan. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Salat Subuh berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan tilawah Al-Qur’an sesuai target masing-masing mahasiswa. Suasana pagi yang tenang dan penuh kekhusyukan dimanfaatkan untuk memperdalam hubungan spiritual dengan Al-Qur’an sekaligus melatih pengelolaan waktu sejak dini. Mudir Ma’had Imam Bukhori Leuwiliang, Ustadz Jam jami, S.Pd. menyampaikan bahwa program One Day One Juz bukan sekadar target bacaan, tetapi sarana pembentukan karakter mahasiswa. “Kami ingin membentuk pribadi mahasiswa yang dekat dengan Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman hidup. Waktu subuh adalah waktu yang sangat baik untuk bermunajat dan berinteraksi dengan Al-Qur’an karena pikiran masih jernih dan hati lebih tenang,” ujarnya. Beliau juga menambahkan bahwa pembiasaan tilawah harian diharapkan mampu membentuk sikap disiplin dan istiqamah dalam menjalankan ibadah. “Jika mahasiswa terbiasa memulai hari dengan Al-Qur’an, insya Allah keberkahan akan menyertai aktivitas mereka sepanjang hari,” tambahnya. Dengan adanya program One Day One Juz, Ma’had Imam Bukhori Leuwiliang terus berkomitmen menghadirkan lingkungan pendidikan yang religius, kondusif, dan berorientasi pada pembinaan ruhiyah. Kegiatan ini diharapkan dapat terus berjalan secara konsisten dan menjadi budaya positif yang mengakar di kalangan mahasiswa.
Mahasiswa Ma’had Takrimul Qur’an Tebar Kartu Dakwah sebagai Upaya Menyemai Nilai-Nilai Islam

Mahasiswa Ma’had Takrimul Qur’an Tebar Kartu Dakwah sebagai Upaya Menyemai Nilai-Nilai Islam Mahasiswa Ma’had Takrimul Qur’an melaksanakan kegiatan tebar kartu dakwah pada Sabtu, 04 Januari 2025, sebagai salah satu bentuk pengamalan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah Megamendung, Kabupaten Bogor, dengan menyasar berbagai lapisan masyarakat. Kegiatan tebar kartu dakwah ini diikuti oleh sejumlah mahasiswa Ma’had Takrimul Qur’an yang tergabung dalam program pembinaan dakwah dan pengabdian masyarakat. Para mahasiswa turun langsung ke lapangan dengan penuh semangat, keikhlasan, dan rasa tanggung jawab sebagai bagian dari dakwah bil hal yang sederhana namun bermakna. Lokasi penyebaran kartu dakwah meliputi beberapa titik strategis yang ramai aktivitas masyarakat, seperti area pasar, warung-warung di pinggir jalan, lingkungan sekitar permukiman warga, serta area pendidikan. Sasaran penerima kartu dakwah pun beragam, mulai dari siswa-siswi tingkat SMA, ibu-ibu, bapak-bapak, hingga masyarakat umum yang sedang beraktivitas. Kartu dakwah yang dibagikan berisi pesan-pesan singkat dari Al-Qur’an, hadis Nabi Muhammad ﷺ, serta nasihat islami yang mengajak kepada kebaikan, memperkuat akhlak mulia, dan meningkatkan kesadaran beragama. Dengan tampilan yang sederhana dan bahasa yang mudah dipahami, kartu dakwah ini diharapkan dapat dibaca, diingat, serta diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Selama kegiatan berlangsung, para mahasiswa menyapa masyarakat dengan sikap sopan, ramah, dan santun. Mereka juga menjelaskan tujuan kegiatan sebagai bentuk kepedulian dan upaya menyebarkan syiar Islam secara damai dan penuh hikmah. Respons masyarakat pun terlihat positif, banyak di antaranya menerima kartu dakwah dengan antusias dan senyum hangat. Pengurus Ma’had Takrimul Qur’an menyampaikan bahwa kegiatan tebar kartu dakwah ini merupakan bagian dari program pembinaan karakter mahasiswa agar terbiasa berdakwah secara langsung di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dilatih untuk berinteraksi sosial dengan baik serta menyampaikan pesan Islam dengan cara yang bijak dan tidak menggurui. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Ma’had Takrimul Qur’an tidak hanya unggul dalam hafalan dan pemahaman Al-Qur’an, tetapi juga mampu menjadi duta dakwah yang aktif, peduli terhadap lingkungan sosial, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah Megamendung, Bogor.
Ujian Akhir Semester Program Beasiswa Pendidikan Islam Digelar Serentak di Seluruh Unit Ma’had

Ujian Akhir Semester Satu Program Beasiswa Pendidikan Islam Digelar Serentak di Seluruh Unit Ma’had Program Beasiswa Pendidikan Islam menyelenggarakan Ujian Akhir Semester (UAS) pada hari Sabtu, 03 Januari 2026, yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak dan diikuti oleh seluruh mahasiswa penerima beasiswa dari semester satu, semester tiga, dan semester lima yang tersebar di berbagai unit Ma’had di bawah naungan Program Beasiswa Pendidikan Islam. Pelaksanaan Ujian Akhir Semester ini terbagi dalam dua lokasi utama. Mahasiswa semester tiga dan semester lima melaksanakan ujian secara terpusat di Ma’had Huda Islami Bogor, sementara mahasiswa semester satu mengikuti ujian di masing-masing unit Ma’had tempat mereka menjalani pembinaan dan perkuliahan. Pembagian lokasi ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan tertib, efektif, dan sesuai dengan kesiapan masing-masing unit. Pelaksanaan Ujian Akhir Semester ini merupakan bagian dari agenda akademik resmi sebagai bentuk evaluasi terhadap proses pembelajaran yang telah dijalani mahasiswa selama satu semester penuh. Seluruh mahasiswa dari berbagai program studi dan jenjang semester mengikuti ujian sesuai dengan jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia akademik di masing-masing Ma’had. Sejak pagi hari, mahasiswa tampak hadir tepat waktu dan mempersiapkan diri dengan baik sebelum memasuki ruang ujian. Setiap unit Ma’had, termasuk pusat pelaksanaan di Ma’had Huda Islami, telah menyiapkan ruang ujian, pengawas, serta sarana pendukung guna memastikan pelaksanaan ujian berjalan tertib, aman, dan kondusif. Pengawasan ujian dilakukan secara ketat untuk menjaga disiplin serta menjunjung tinggi nilai kejujuran dan integritas akademik. Materi ujian yang diujikan mencakup seluruh mata kuliah yang telah dipelajari pada masing-masing semester, baik mata kuliah umum, keislaman, maupun mata kuliah inti sesuai dengan program studi mahasiswa. Mata kuliah seperti Pancasila, Pengantar Studi Islam, Bahasa Inggris, serta mata kuliah keilmuan lainnya menjadi bagian dari evaluasi yang harus diselesaikan oleh mahasiswa. Hal ini bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman, penguasaan materi, serta kemampuan analisis mahasiswa setelah mengikuti proses perkuliahan selama satu semester. Selain sebagai sarana evaluasi akademik, Ujian Akhir Semester ini juga menjadi momentum pembinaan karakter mahasiswa penerima Beasiswa Pendidikan Islam. Nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kesungguhan, dan kejujuran terus ditekankan sebagai bagian dari sistem pendidikan berbasis Ma’had yang mengintegrasikan aspek keilmuan dan pembentukan akhlak. Pihak pengelola menyampaikan bahwa hasil Ujian Akhir Semester ini akan menjadi salah satu indikator penting dalam menilai capaian pembelajaran mahasiswa, sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi pengelola Ma’had dan dosen dalam meningkatkan kualitas pembelajaran pada semester berikutnya. Dengan terselenggaranya UAS ini, Program Beasiswa Pendidikan Islam kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga mutu pendidikan serta mencetak generasi muslim yang unggul secara akademik, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi bagi masyarakat, umat, dan bangsa. Beasiswa Pendidikan Islam
Program Tahfidz Al-Qur’an Ma’had Az-zuman Klaten, Komitmen Mencetak Generasi Qur’ani

31 Desember 2025 – Kegiatan belajar mengajar mata pelajaran Tahfidz Al-Qur’an di Ma’had Az zuman klaten jawatengah dilaksanakan secara rutin dan terprogram sebagai mata pelajaran wajib harian bagi seluruh santri. Program tahfidz ini menjadi bagian penting dalam kurikulum Ma’had sebagai upaya mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya kuat hafalannya, tetapi juga memiliki kedisiplinan dan adab yang baik terhadap Al-Qur’an. Pelajaran Tahfidz Al-Qur’an dijadwalkan setiap hari dengan durasi 1 jam pelajaran, kecuali pada hari tertentu yang disesuaikan dengan agenda pembelajaran ma’had. Adapun jadwal pelaksanaan tahfidz adalah sebagai berikut: Hari Senin dilaksanakan pada pukul 08.30 – 10.30 WIB, dengan waktu yang lebih panjang untuk memperkuat setoran hafalan, muroja’ah, serta pembinaan bacaan. Hari Selasa hingga Jumat dilaksanakan pada pukul 07.30 – 08.30 WIB, sebagai rutinitas harian sebelum santri melanjutkan kegiatan pembelajaran lainnya. Dalam pelaksanaannya, setiap mahasiswa ditargetkan mampu menambah hafalan sebanyak setengah hingga satu halaman Al-Qur’an per hari, sesuai dengan kemampuan masing-masing dan hasil evaluasi dari pengajar tahfidz. Target harian ini dirancang agar hafalan santri bertambah secara konsisten tanpa mengurangi kualitas bacaan dan ketepatan tajwid. Metode pembelajaran tahfidz meliputi ziyadah (penambahan hafalan baru), muroja’ah hafalan sebelumnya, serta setoran langsung kepada ustadz atau ustadzah. Para pengajar senantiasa membimbing dan memantau perkembangan hafalan santri, baik dari sisi kelancaran, ketepatan makhraj, maupun penerapan hukum tajwid. Melalui program tahfidz yang terjadwal secara jelas serta target hafalan harian yang terukur, Ma’had Imam Az zuman berharap para mahasiswa mampu menjaga kesinambungan hafalan Al-Qur’an, menumbuhkan kecintaan terhadap Kalamullah, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Perkuliahan Akhir Pekan, Ma’had Huda Islami & Unit yang lainya Jaga Konsistensi Mutu Akademik

Perkuliahan Akhir Pekan Tetap Berjalan, Ma’had Huda Islami Jaga Konsistensi Mutu Akademik Bogor — Kegiatan belajar mengajar (KBM) perkuliahan kembali dilaksanakan pada Sabtu, 27 Desember 2025, di Ma’had Huda Islami, Bogor. Perkuliahan yang berlangsung di akhir pekan ini diikuti oleh mahasiswa Program Beasiswa Pendidikan Islam, mahasiswa reguler Ma’had Huda Islami, serta peserta program magang sebagai wujud komitmen lembaga dalam menjaga kualitas pendidikan dan kesinambungan proses akademik. Kegiatan perkuliahan ini menjadi bagian dari agenda akademik rutin yang tetap berjalan secara konsisten meskipun dilaksanakan pada hari libur akhir pekan. Pelaksanaan perkuliahan tersebut menunjukkan keseriusan institusi dalam mengoptimalkan waktu pembelajaran sekaligus memberikan layanan pendidikan yang maksimal kepada seluruh mahasiswa. Perkuliahan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai latar belakang program dan jenjang semester. Kehadiran mahasiswa Program Beasiswa Pendidikan Islam yang bergabung bersama mahasiswa Ma’had Huda Islami serta mahasiswa magang menciptakan suasana akademik yang dinamis, kolaboratif, dan saling melengkapi. Secara umum, suasana perkuliahan berlangsung tertib, kondusif, dan penuh semangat akademik. Peserta perkuliahan terdiri dari mahasiswa semester 3 dan semester 5 Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI). Mahasiswa MPI semester 3 mengikuti sejumlah mata kuliah inti, di antaranya Manajemen Mutu Pendidikan, Supervisi dan Pengawasan Pendidikan, Budaya Organisasi, Akuntansi dan Pembiayaan Pendidikan, serta mata kuliah pendukung lainnya yang berorientasi pada penguatan kompetensi manajerial dan tata kelola lembaga pendidikan Islam. Sementara itu, mahasiswa MPI semester 5 mengikuti perkuliahan lanjutan yang menitikberatkan pada penguatan kemampuan analisis dan riset. Mata kuliah yang diselenggarakan meliputi Metode Penelitian Kualitatif, Manajemen Konflik, Statistik Pendidikan, serta mata kuliah strategis lainnya yang bertujuan membekali mahasiswa dengan kemampuan pengambilan keputusan berbasis data dan kajian ilmiah. Selain Program Studi MPI, kegiatan perkuliahan juga diikuti oleh mahasiswa semester 1 Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT). Pada tahap awal perkuliahan ini, mahasiswa mendapatkan pembelajaran dasar melalui mata kuliah Ulumul Qur’an, Hadis-Hadis Tafsir Al-Qur’an, Pengantar Studi Islam, Pancasila, Bahasa Inggris, serta mata kuliah pendukung lainnya sebagai fondasi keilmuan dalam memahami kajian Al-Qur’an dan keislaman secara akademik. Perkuliahan semester 1 juga berlangsung pada Program Studi Ekonomi Syariah. Mahasiswa mengikuti mata kuliah dasar seperti Pancasila, Pengantar Studi Islam, Bahasa Inggris, Pengantar Ekonomi Mikro, dan Pengantar Ekonomi Islam. Mata kuliah tersebut dirancang untuk memperkenalkan konsep dasar ekonomi sekaligus nilai-nilai ekonomi syariah sebagai bekal awal dalam memahami sistem ekonomi Islam yang aplikatif. Tidak hanya itu, perkuliahan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Akhwat semester 1 turut berjalan dengan mata kuliah dasar yang sama. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembinaan akademik dan penguatan kompetensi sejak awal masa perkuliahan, sekaligus penanaman nilai disiplin, tanggung jawab, dan etos belajar mahasiswa. Melalui pelaksanaan perkuliahan ini, Ma’had Huda Islami bersama Program Beasiswa Pendidikan Islam terus berupaya membangun iklim akademik yang terintegrasi antara penguatan keilmuan, internalisasi nilai-nilai keislaman, dan pengembangan karakter. Upaya tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi intelektual muslim yang unggul, berakhlak mulia, serta memiliki daya saing dan kontribusi positif bagi dunia pendidikan dan masyarakat luas.
Program Tahfidz Al-Qur’an Ma’had Imam Nawawi Bandung, Komitmen Mencetak Generasi Qur’ani

KBM, Mahasiswa Imam Nawawi Berjalan Lancar 25 Desember 2025 – Kegiatan belajar mengajar mata pelajaran Tahfidz Al-Qur’an di Ma’had Imam Nawawi Bandung dilaksanakan secara rutin dan terprogram sebagai mata pelajaran wajib harian bagi seluruh santri. Program tahfidz ini menjadi bagian penting dalam kurikulum Ma’had sebagai upaya mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya kuat hafalannya, tetapi juga memiliki kedisiplinan dan adab yang baik terhadap Al-Qur’an. Pelajaran Tahfidz Al-Qur’an dijadwalkan setiap hari dengan durasi 1 jam pelajaran, kecuali pada hari tertentu yang disesuaikan dengan agenda pembelajaran ma’had. Adapun jadwal pelaksanaan tahfidz adalah sebagai berikut: Hari Senin dilaksanakan pada pukul 08.30 – 10.30 WIB, dengan waktu yang lebih panjang untuk memperkuat setoran hafalan, muroja’ah, serta pembinaan bacaan. Hari Selasa hingga Jumat dilaksanakan pada pukul 07.30 – 08.30 WIB, sebagai rutinitas harian sebelum santri melanjutkan kegiatan pembelajaran lainnya. Dalam pelaksanaannya, setiap santri ditargetkan mampu menambah hafalan sebanyak setengah hingga satu halaman Al-Qur’an per hari, sesuai dengan kemampuan masing-masing dan hasil evaluasi dari pengajar tahfidz. Target harian ini dirancang agar hafalan santri bertambah secara konsisten tanpa mengurangi kualitas bacaan dan ketepatan tajwid. Metode pembelajaran tahfidz meliputi ziyadah (penambahan hafalan baru), muroja’ah hafalan sebelumnya, serta setoran langsung kepada ustadz atau ustadzah. Para pengajar senantiasa membimbing dan memantau perkembangan hafalan santri, baik dari sisi kelancaran, ketepatan makhraj, maupun penerapan hukum tajwid. Melalui program tahfidz yang terjadwal secara jelas serta target hafalan harian yang terukur, Ma’had Imam Nawawi Bandung berharap para santri mampu menjaga kesinambungan hafalan Al-Qur’an, menumbuhkan kecintaan terhadap Kalamullah, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Kampus Imam Bukhori

Kampus Imam Bukhori Kampus yang terletak di Kp Leuwiliang Cibeber satu di bagian sebelah Timur dari wilayah Kota Bogor. Lokasinya berada dekat dengan Alun-Alun Kecamatan Leuwiliang Bogor Jawa Barat, Terminal Leuwiliang
Kampus Imam Nawawi

Kampus Imam Nawawi Kampus yang terletak di Jl. Soreang-Cipatik, Kopo, Kec Kutawaringin, Kab Bandung barat bagian selatan dari wilayah Kota Bogor. Lokasinya berada dekat dengan stadion sijalak harupat
Kampus Az-zuman

Kampus AZ-ZUMAN kampus yang terletak dan ber-alamat Raya Solo-Yogjakarta Km 27, Jambu Kulon, Kec Ceper, Kab Klaten Jawa Tengah