Kegiatan Galang Donasi Bersama Mahasiswa dari 6 Unit Ma’had Beasiswa Pendidikan Islam

Bogor, 9 Desember 2025 — Kegiatan penggalangan donasi untuk korban bencana di wilayah Sumatra Kegiatan yang digagas oleh para mahasiswa dari enam unit Mahad berlangsung dengan antusiasme tinggi. Aksi ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap warga terdampak bencana yang membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak. Di hari pertama sejak pagi hari, seluruh mahasiswa dari enam unit Mahad, yaitu Ma’had Imam Bukhori, Huda Islami, Takrimul Qur’an, Riyadhussholihin, Imam Nawawi, dan Az Zuman, telah berkumpul untuk mengikuti pengarahan teknis serta pembagian titik lokasi penggalangan donasi. Kekompakan dan kesiapan para mahasiswa mencerminkan kuatnya semangat solidaritas dan kepedulian sosial. Kegiatan ini juga didampingi langsung oleh para asatidz yang ikut turun ke lapangan. Kehadiran para asatidz memberikan arahan, motivasi, serta memastikan kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan sesuai dengan nilai-nilai akhlak serta kepedulian umat. Aksi penggalangan donasi dilaksanakan di sejumlah titik strategis di Kota Bogor, seperti perempatan Jalan Raya Jambu Dua, Ekalosari, Yasmin, Semplak, serta beberapa ruas jalan utama lainnya. Pemilihan lokasi tersebut bertujuan agar ajakan kemanusiaan dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas. Selama kegiatan berlangsung, para mahasiswa secara bergantian menyampaikan orasi kemanusiaan. Melalui pengeras suara, mereka mengajak masyarakat untuk bersama-sama menunjukkan empati dan membantu meringankan beban saudara-saudara di Sumatra yang tertimpa bencana. Respons masyarakat terlihat sangat positif. Banyak pengendara mobil dan motor yang berhenti sejenak untuk memberikan donasi. Selain itu, masyarakat juga menyampaikan doa dan dukungan moral kepada para mahasiswa yang tengah menjalankan aksi sosial. Ketua panitia menyampaikan bahwa hingga pertengahan kegiatan, donasi sementara telah mulai terkumpul dan akan terus dihimpun. Seluruh dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui lembaga resmi yang terpercaya dengan mengedepankan prinsip transparansi dan amanah. Salah satu asatidz pendamping menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan sarana pembelajaran yang sangat berharga bagi mahasiswa. Aksi sosial seperti ini dinilai mampu menumbuhkan kepekaan, kepedulian, serta tanggung jawab sosial di tengah masyarakat. Di akhir kegiatan, panitia kembali mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam membantu korban bencana. Kami juga mengajak kesemuanya untuk ikut partisipasi.
Belasungkawa dan Aksi Kemanusiaan Manajemen Beasiswa Pendidikan Islam atas Bencana Banjir di Sumatra

Belasungkawa Manajemen Beasiswa Pendidikan Islam atas Bencana – Musibah Banjir di Sumatra إِنَّا لِلّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَInnā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn. Manajemen Beasiswa Pendidikan Islam dan Manajemen Ma’ahid menyampaikan belasungkawa dan duka cita yang mendalam atas musibah bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra. Musibah ini telah menimbulkan korban jiwa, korban luka, meningkatnya jumlah pengungsi, serta kerugian materi yang cukup besar bagi masyarakat terdampak. Sebagaimana firman Allah SWT وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ “Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan: Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn.”(QS. Al-Baqarah: 155–156) Manajemen Beasiswa Pendidikan Islam mendoakan semoga para korban yang wafat diterima oleh Allah SWT dalam keadaan husnul khotimah, diampuni segala dosa-dosanya, serta diberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kesabaran, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi ujian ini. Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, Manajemen Beasiswa Pendidikan Islam mengerahkan seluruh mahasiswa di seluruh unit dan wilayah binaan untuk turut berpartisipasi dalam aksi penggalangan donasi kemanusiaan. Kegiatan ini merupakan wujud nyata solidaritas, empati, serta pengamalan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat. Sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ: مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ كَمَثَلِ الْجَسَدِ الْوَاحِدِ “Perumpamaan kaum mukminin dalam hal saling mencintai, menyayangi, dan peduli adalah seperti satu tubuh.”(HR. Bukhari dan Muslim) Hingga pengumuman ini disampaikan, data terkait korban jiwa, korban luka, jumlah pengungsi, serta kerusakan infrastruktur masih terus mengalami pembaruan sesuai dengan laporan pihak berwenang dan tim penanggulangan bencana. Manajemen Beasiswa Pendidikan Islam terus memantau perkembangan serta berkomitmen menyalurkan bantuan secara tepat sasaran dan bertanggung jawab. Melalui pengumuman ini, Manajemen Beasiswa Pendidikan Islam mengajak seluruh civitas akademika, mitra, dan masyarakat luas untuk bersama-sama meningkatkan doa, kepedulian, serta berpartisipasi aktif dalam aksi kemanusiaan bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatra. 💳 Donasi TransferBSI – 1175336284a.n Perkumpulan HASMI 📞 Konfirmasi Donasi0812 1157 1261 Semoga Allah SWT segera mengangkat musibah ini, memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat terdampak, serta memudahkan proses pemulihan hingga kondisi kembali aman dan kondusif.
PENGUMUMAN KELULUSAN TAHAP 1 PMB 2026/2027
Mahasiswa Beasiswa Pendidikan Islam Gelar Kegiatan Outdoor Besar Besaran: Camp, Traking, dan Pembinaan Karakter di Tengah Alam
Mahasiswa Beasiswa Pendidikan Islam Gelar Kegiatan Outdoor Besar Besaran: Perkemahan, Traking, dan Pembinaan Karakter di Tengah Alam — 28 November 2025 Sabtu, 28 November 2025 menjadi hari bersejarah bagi seluruh mahasiswa Beasiswa Pendidikan Islam. Semua unit dari Ma’had secara serentak mengikuti kegiatan outdoor yang dirancang untuk memperkuat karakter, meningkatkan kedisiplinan, mempererat ukhuwah, dan memberikan pengalaman spiritual serta edukatif langsung dari alam terbuka. Kegiatan berlangsung sejak pagi hingga malam hari, dengan rangkaian agenda padat dan penuh makna. Kegiatan dimulai dengan pelepasan resmi oleh para pembina Ma’had sebelum peserta berangkat menuju kawasan perkemahan yang terletak di area perbukitan. Rute perjalanan dimulai dengan traking menyusuri jalur alam yang masih sangat asri. Jalan setapak membawa peserta melewati hamparan perkebunan teh yang luar biasa luas, terbentang hijau sejauh mata memandang. Tanaman teh tersusun rapi mengikuti kontur bukit, menciptakan pemandangan khas yang menyejukkan mata dan menenangkan pikiran. Udara segar pegunungan menambah semangat langkah para mahasiswa yang berjalan berkelompok sesuai unit masing-masing. Sepanjang perjalanan, tampak jelas deretan gunung-gunung tinggi yang berdiri megah mengelilingi kawasan tersebut. Bentuknya yang menjulang seolah menjadi penjaga alam, memberikan nuansa kedamaian dan kebesaran ciptaan Allah SWT. Banyak peserta mengabadikan momen ini melalui foto dan video, namun sebagian besar memilih menikmati pemandangan secara langsung tanpa distraksi, menyerap ketenangan alam yang jarang mereka rasakan di tengah rutinitas pembelajaran. Setibanya di lokasi utama, mahasiswa segera bergerak untuk mendirikan tenda. Aktivitas berkemah ini bukan hanya sebagai kegiatan rekreasi, tetapi juga sarana latihan kemandirian, kerja sama tim, dan pengelolaan waktu. Setiap unit bekerja sama membagi tugas, mulai dari menata perlengkapan, mendirikan tenda, hingga menyiapkan kebutuhan logistik. Para pembina memberikan arahan ringan tentang tata cara berkemah yang aman serta prinsip menjaga lingkungan agar tetap bersih dan lestari. Menjelang sore, peserta diberi waktu istirahat dan eksplorasi area sekitar. Banyak mahasiswa memanfaatkan kesempatan untuk menikmati udara sejuk pegunungan, berinteraksi satu sama lain, dan mengamati keragaman flora di sekitarnya. Kegiatan informal seperti berbincang santai, bermain permainan kelompok, dan diskusi ringan turut mempererat ikatan antarmahasiswa lintas unit. Ketika malam tiba, suasana berubah menjadi lebih syahdu. Meskipun suhu udara turun drastis dan hujan rintik-rintik mulai turun, semangat peserta tidak surut. Para mahasiswa berkumpul melingkar untuk mengikuti acara bakar jagung bersama. Percikan api unggun berpadu dengan aroma jagung yang dibakar menciptakan suasana hangat meski udara sekitar cukup dingin. Tawa, canda, dan obrolan akrab terdengar dari setiap lingkaran kelompok, membangun momen kebersamaan yang hangat dan sulit dilupakan. Puncak kegiatan malam hari diisi dengan tasji’ da’wi singkat dari perwakilan Dewan Pengawas Pusat. Dalam penyampaiannya, Dewan Pengawas menekankan pentingnya menjaga adab dalam setiap aktivitas, memperkuat keimanan, serta membiasakan diri untuk menjadi pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab. Beliau juga mengingatkan bahwa kegiatan di alam seperti ini bukan sekadar rekreasi, tetapi juga bentuk syukur atas nikmat ciptaan Allah SWT serta sarana untuk melatih fisik, mental, dan spiritual. Meskipun hujan semakin deras dan udara terasa semakin menggigit, para peserta tetap khusyuk mendengarkan tausiyah hingga selesai. Banyak yang mengaku bahwa suasana malam berhujan justru memberikan kesan mendalam, seolah menjadi pengingat bahwa setiap perjuangan pasti diiringi ujian, dan setiap kebaikan membutuhkan keteguhan. Kegiatan outdoor yang berlangsung selama satu hari penuh ini diakhiri dengan evaluasi singkat oleh panitia dan pembina. Secara keseluruhan, acara berjalan sangat lancar, tertib, dan penuh antusiasme. Para mahasiswa kembali ke Ma’had dengan membawa pengalaman berharga, wawasan baru, hubungan yang lebih kuat dengan sesama, serta semangat baru untuk menjalani kegiatan pembinaan dan akademik ke depannya. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin setiap tahun sebagai bentuk penyegaran sekaligus sarana pembentukan karakter bagi seluruh penerima Beasiswa Pendidikan Islam. Selain mempererat ukhuwah, kegiatan semacam ini juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk lebih dekat dengan alam, lebih mengenal diri, dan lebih memahami nilai-nilai syukur serta kebersamaan.
Kegiatan Rutin Sore Hari Olahraga Volly Mahasiswa Beasiswa Pendidikan Islam

Kegiatan Olahraga Mahasiswa Program Beasiswa Pendidikan IslamRabu, 26 November 2025 Pada Rabu, 26 November 2025, para mahasiswa penerima Program Beasiswa Pendidikan Islam melaksanakan rangkaian kegiatan olahraga rutin yang digelar pada sore hari, tepat setelah selesai pelaksanaan salat Ashar dan zikir sore. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda pengembangan karakter dan kebugaran fisik yang diupayakan oleh pengelola program. Setelah mengikuti sesi pembinaan spiritual, seluruh mahasiswa berkumpul di area kampus untuk kemudian dibagi ke dalam tiga kelompok sesuai minat olahraga masing-masing. Pembagian ini dilakukan guna memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menyalurkan minat, sekaligus menjaga keberagaman aktivitas olahraga. Kelompok pertama mengikuti olahraga bola voli, yang dipusatkan di lapangan utama. Para peserta tampak antusias melakukan pemanasan, latihan passing, serta permainan uji tanding antartim kecil. Kegiatan ini berjalan dengan sportif dan penuh semangat, tercermin dari kekompakan mahasiswa dalam menjaga ritme permainan serta saling memberi arahan satu sama lain. Kelompok kedua memilih mengikuti olahraga futsal, yang dilaksanakan di gedung olahraga terbuka. Pertandingan berlangsung dalam beberapa babak singkat dengan sistem rotasi pemain. Mahasiswa tampak berupaya meningkatkan kerja sama tim, kecepatan penguasaan bola, dan ketepatan strategi serangan. Suasana berlangsung dinamis, namun tetap tertib dan menjunjung nilai kebersamaan. Sementara itu, sebagian mahasiswa lainnya mengisi kegiatan dengan olahraga bulu tangkis. Bertempat di Lapangan serbaguna, para peserta melakukan latihan dasar seperti footwork, pukulan lob, drive, dan smash, kemudian dilanjutkan dengan pertandingan ganda maupun tunggal. Aktivitas ini menjadi ajang untuk meningkatkan ketangkasan, konsentrasi, serta ketahanan fisik mahasiswa. Secara keseluruhan, kegiatan olahraga pada sore hari tersebut berjalan lancar dan penuh keceriaan. Selain meningkatkan kesehatan jasmani, kegiatan juga diharapkan dapat memperkuat hubungan sosial antarmahasiswa, memupuk disiplin, serta menumbuhkan kebiasaan hidup aktif yang selaras dengan nilai-nilai pendidikan Islami.
Olahraga Futsal Mahasiswa menjunjung Tinggi Adab dan Sportivitas

Olahraga Futsal Mahasiswa Beasiswa Pendidikan Islamunjung Tinggi Adab dan Sportivitas: Futsal Sebagai Arena Melatih Disiplin Diri dan Karakter IslamiOlahraga Futsal Mahasiswa Beasiswa Pendidikan Islam Kampus, 25 November 2025 — Asar Tiba, Futsal Pun Tiba! Sore yang cerah di Lapangan Olahraga Kampus hari Selasa kemarin benar-benar disulap jadi arena pertempuran mini yang seru abis! Para mahasiswa Beasiswa Pendidikan Islam Ma’had Huda Islami, setelah seharian berjibaku dengan buku dan tugas langsung tancap gas ngegas lapangan futsal. Bayangkan, begitu suara adzan Ashar selesai, dilanjutkan dengan zikir sore sekitar pukul 15.50 WIB, kick-off langsung dimulai. Pertandingan persahabatan ini bukan cuma satu match, tapi maraton 90 menit penuh dengan sistem rotasi tim yang bergantian! Tujuannya jelas: biar semua kebagian keringat dan semua kebagian gol! Duel Sengit, Skor Kejar-kejaran Sampai Peluit Akhir Ada dua match utama yang paling panas. Hasilnya pun menunjukkan betapa ketatnya persaingan mereka: Match Pertama (Tim A vs Tim B): Skor 5-8. Tim yang unggul delapan gol ini benar-benar menunjukkan chemistry yang solid, padahal mainnya dadakan. Pukulan-pukulan jarak jauh dan counter-attack cepat jadi andalan mereka. Tapi, Tim yang kalah juga enggak mau menyerah, lima gol balasan mereka hasil dari skill individu yang bikin penonton (dan pemain yang nunggu giliran) teriak histeris! Match Kedua (Tim C vs Tim D): Skor 4-6. Pertandingan ini lebih ke strategi dan pertahanan. Gol-gol yang tercipta benar-benar melalui proses yang matang, bukan sekadar hoki. Selisih dua gol menunjukkan betapa rapinya pertahanan kedua tim. Bukan Sekadar Tendang Bola, Ini Ajang Solidaritas! Lebih dari sekadar skor, kegiatan futsal ini jadi bukti kalau Mahasiswa Pendidikan Islam juga harus punya fisik yang sat set dan bugar! Sembari ngos-ngosan ngejar bola selama satu setengah jam penuh, tawa dan candaan antar pemain juga enggak berhenti. “Capek sih, tapi seru banget! Setelah pusing sama kajian Fiqih, ini kayak ‘charge’ energi. Lagipula, ini cara paling asik buat menjaga ukhuwah (persaudaraan) antar mahasiswa Ma’had,” ujar salah satu mahasiswa sambil menyeka keringatnya di pinggir lapangan. Dengan sistem bergantian, semua pemain jadi lebih akrab, saling lempar guyonan dan bahkan saling evaluasi strategi ala-ala pelatih profesional. Kegiatan ini sukses besar, membuktikan bahwa keseimbangan antara ilmu di ruang kelas dan kesehatan raga di lapangan adalah kunci menjadi Kader Da’wah yang powerfull. Alhasil, futsal selesai menjelang waktu Maghrib, meninggalkan lapangan dengan kelelahan yang bahagia, jersey yang basah kuyup, dan persaudaraan yang makin kuat. Sampai jumpa di sesi futsal berikutnya! Siapa tahu, besok skornya beda lagi!
Menguatkan Niat Belajar, Menghidupkan Sunnah Sahur, Menuju Generasi Rabbani

Menguatkan Niat Belajar, Menghidupkan Sunnah Sahur, Menuju Generasi Rabbani.” (Fokus: Semangat pagi, niat belajar yang kuat, dan mengikuti ajaran Islam.) Pada momen sahur Senin, 24 November 2025 pukul 03.20 WIB, para mahasiswa sekaligus santri peserta Program Beasiswa Pendidikan Islam menggelar sahur bersama sebagai persiapan menjalankan puasa sunnah Senin. Kegiatan yang berlangsung di aula makan tersebut diawali dengan pembacaan doa dan tausiyah singkat mengenai keutamaan amalan sunnah. Suasana hangat dan religius tampak terpancar ketika para peserta menikmati hidangan sahur secara berjamaah. Meskipun kegiatan ini bersifat sukarela dan tidak diwajibkan bagi seluruh peserta, hampir semua mahasiswa memilih untuk mengikuti sahur bersama ini karena tingginya semangat beribadah dan kebersamaan di lingkungan program. Menurut pembina program, kegiatan ini digelar untuk membiasakan kedisiplinan ibadah sekaligus memperkuat karakter spiritual para peserta beasiswa, yang memang diarahkan untuk menjadi generasi muda muslim berilmu dan berakhlak
SARANA OLAHRAGA MAHASISWA
SARANA OLAHRAGA MAHASISWA Kegiatan Olahraga Mahasiswa/Santri Program Beasiswa Pendidikan Islam Kegiatan olahraga merupakan salah satu bagian penting dalam pembinaan mahasiswa dan santri pada Program Beasiswa Pendidikan Islam. Selain mendukung kesehatan jasmani, aktivitas ini juga bertujuan membentuk karakter, meningkatkan kedisiplinan, serta memperkuat kebersamaan di lingkungan mahad maupun kampus. Berbagai kegiatan olahraga diselenggarakan secara rutin dan terjadwal, dalam kegiatan olahraga merupakan dari salahsatu kurikulum wajib di setiap kampus atau ma’had. dalam kurikulum jadwal olahraga kisaran 2-3x dalam sepekan, kegiatan ini dilakukan baik di area internal lembaga maupun di luar kampus, menyesuaikan kebutuhan pembinaan dan minat peserta. 1. Kegiatan Olahraga di Lingkungan Mahad atau Kampus Di area internal, mahasiswa dan santri memiliki akses pada sejumlah fasilitas olahraga yang digunakan untuk latihan rutin maupun kompetisi persahabatan. Beberapa jenis olahraga yang sering dilakukan antara lain: FutsalMenjadi salah satu olahraga paling diminati karena bersifat kompetitif, melatih kelincahan, strategi, serta kerja sama tim. Futsal biasanya dilaksanakan di lapangan indoor atau outdoor yang tersedia di lingkungan kampus. Voli (Polly)Olahraga ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk meningkatkan koordinasi gerak, kekuatan fisik, serta kedisiplinan dalam bekerja sama sebagai tim. Pertandingan voli sering menjadi kegiatan rutin sore hari. Bulu TangkisSelain sebagai olahraga rekreasi, bulu tangkis juga menjadi sarana latihan intensif yang membantu menjaga stamina. Latihan dapat dilakukan secara tunggal maupun ganda di ruang olahraga tertutup. Tenis Meja (Ping Pong)Olahraga yang fleksibel dan dapat dimainkan di sela-sela aktivitas perkuliahan atau kegiatan mahad. Cocok untuk melatih refleks, fokus, dan kecepatan gerak. Bela DiriKegiatan bela diri menjadi salah satu aktivitas favorit yang bertujuan melatih ketangkasan, kedisiplinan, fokus, serta kemampuan mempertahankan diri secara proporsional. Jenis bela diri dapat bervariasi, seperti Karate dan bela diri praktis diajarkan dengan pengawasan pelatih profesional. Latihan bela diri juga membantu membentuk karakter kuat, percaya diri, dan berperilaku teratur sesuai etika. 2. Kegiatan Olahraga di Luar Lingkungan Mahad atau Kampus Untuk memberikan pengalaman lebih luas dan menumbuhkan keberanian serta ketahanan fisik, beberapa olahraga dan aktivitas luar ruang juga menjadi bagian dari program pembinaan: Jalan SehatAktivitas yang sederhana namun bermanfaat untuk menjaga kebugaran serta memperkenalkan pola hidup sehat. Jalan sehat biasanya dilakukan bersama seluruh peserta program. BerkudaMerupakan olahraga yang tidak hanya melatih keseimbangan dan kekuatan fisik, tetapi juga menumbuhkan keberanian serta kemampuan mengendalikan diri. Kegiatan ini biasanya dipandu oleh instruktur profesional di arena berkuda khusus. HikingMemberikan pengalaman menjelajahi alam, melatih daya tahan tubuh, kemampuan orientasi, serta kerja sama antar peserta. Rute hiking dipilih berdasarkan tingkat kemampuan peserta. Arung Jeram (Rafting)Aktivitas air yang menuntut kerja sama tim, konsentrasi, dan ketangkasan dalam mengarungi jeram sungai. Kegiatan ini sangat digemari karena memberikan pengalaman menantang sekaligus memperkuat mental. Renang Merupakan olahraga luar ruang yang sangat bermanfaat untuk melatih pernapasan, kekuatan otot, serta ketahanan fisik. Renang juga menjadi salah satu kegiatan favorit karena dapat dilakukan sebagai latihan intensif maupun hiburan yang menyehatkan. Biasanya kegiatan renang dilakukan di kolam renang umum atau fasilitas kolam yang berada di luar kampus dengan pengawasan instruktur 3. Tujuan dan Manfaat Kegiatan Olahraga Pelaksanaan berbagai jenis olahraga tersebut memiliki sejumlah manfaat, di antaranya: Menjaga kesehatan jasmani dan mental. Melatih kedisiplinan, ketangguhan, dan sportivitas. Meningkatkan kemampuan bekerja sama dan komunikasi antar peserta. Menumbuhkan kebiasaan hidup sehat. Mendukung proses pembinaan karakter dalam pendidikan Islam secara seimbang antara aspek ruhiyah, aqliyah, dan jasadiyah.
BEASISWA I’DAD DU’AT
Informasi Beasiswa Pendidikan Islam – PMB 2026/2027 Penerimaan Mahasiswa atau santri Baru (PMB) Program I’dad Du’at Tahun Akademik 2026/2027 kini resmi dibuka. Program ini merupakan pendidikan kader da’i dengan masa pendidikan 1 tahun, diperuntukkan khusus putra dari seluruh daerah di Indonesia. Seluruh peserta yang lolos seleksi berhak mendapatkan beasiswa full 100%, mencakup seluruh biaya pendidikan, asrama, makan, dan lain sebagainya selama masa program. Kegiatan pembinaan dan pendidikan akan dilaksanakan di 6 Ma’had yang tersebar di beberapa wilayah, yaitu: Bogor (3 lokasi), Cianjur (1 lokasi), Bandung (1 lokasi), dan Klaten (1 lokasi) — sehingga peserta dapat ditempatkan sesuai kebutuhan dan kapasitas ma’had. Adapun persyaratan lengkap dapat dilihat pada keterangan pendaftaran, termasuk ketentuan administrasi, usia, dokumen yang dibutuhkan, serta alur seleksi. Informasi tambahan mengenai fasilitas, kurikulum, jadwal seleksi, dan lainnya tersedia pada bagian panduan resmi pendaftaran. Program ini menjadi kesempatan terbaik bagi para pemuda Muslim yang ingin mendalami ilmu keislaman, dakwah, dan pembinaan akhlak dalam lingkungan ma’had yang terarah dan profesional.
Ratusan Mahasiswa dan Bikers Muslim Meriahkan Kegiatan KBMI di Kepulauan Seribu

Ratusan Mahasiswa dan Bikers Muslim Meriahkan Kegiatan KBMI di Kepulauan Seribu Sabtu & Ahad 8-9 Novenber 2025 Kepulauan Seribu Suasana akhir pekan, terasa berbeda di Kepulauan Seribu. Sekitar 330 anggota Komunitas Bikers Muslim Indonesia (KBMI) bersama para mahasiswa beasiswa dari berbagai unit kampus berkumpul dan gabung dalam kegiatan seru dan penuh makna bertajuk “Tasji Da’wi dan Baksos KBMI 2025”. Rombongan peserta berangkat dari berbagai daerah terutama mereka yang dari Bogor menuju dermaga pagi hari dengan perahu menuju salah satu pulau di Kepulauan Seribu. Sepanjang perjalanan, canda, tawa, dan semangat dakwah terasa hangat di antara para peserta yang datang dari berbagai daerah. Setibanya di lokasi, acara langsung dimulai dengan temu akbar dan tausiyah, dilanjutkan dengan berbagai kegiatan sosial untuk warga sekitar, seperti baksos, pembagian sembako, dan kegiatan edukatif untuk anak-anak pulau. Salah satu peserta, Ahmad, mahasiswa asal Jakarta, mengaku senang bisa ikut serta. “Seru banget, bisa ketemu banyak teman seiman dari berbagai kampus dan komunitas. Selain jalan-jalan, kita juga bisa berbagi manfaat buat masyarakat,” ujarnya dengan semangat. Tak hanya diisi kegiatan serius, acara ini juga diramaikan dengan games kebersamaan, makan bersama, serta malam keakraban di tepi pantai. Suasana malam yang tenang di pulau membuat momen silaturahmi antaranggota makin hangat. Ketua panitia kegiatan, Ustaz Sulaiman Hanafi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kumpul biasa. “Kami ingin menumbuhkan semangat ukhuwah dan dakwah di kalangan pemuda, khususnya para bikers dan mahasiswa. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut tiap tahun,” katanya. Kegiatan dua hari satu malam itu ditutup dengan doa bersama dan perjalanan pulang pada Ahad sore. Meski lelah, wajah para peserta tetap sumringah — membawa pulang banyak kenangan, pengalaman spiritual, dan semangat baru untuk terus berdakwah di jalan kebaikan.